menarik waktu kebelakang dalam lamunan dan terus memaju-majukan waktu untuk impian, sudah duapuluh tiga tahun melayang-layangkan keinginan dalam catatan kehidupan, memilih sekaligus dipihkan kehidupan kata orang,, kata orang.
Tetap bersama ransel dan kamera dia tetap menulis catatannya didekat danau yang sama,, kini tulip-tulipnya sudah tidak bermunculan,, sendiri.
Terakhir kali surat tulip-tulip bertanya
"apa arti sahabat?"
waktu itu gw sontak terkaget apa sebenarnya arti sahabat,, menurutku (dulu) semua orang itu sahabat,, bahkan aku gak punya definisi lain selain sahabat,,
seorang gadis hidup sendiri didunianya,, setiap ada yang berkunjung,, hanya ada dua kartu,, jangan disentuh atau sahabat,, masukkan kartu itu dan kalian sudah bisa masuk kedalam dunianya,, begitulah
pertanyaan itu begitu berat baginya,, dia berusaha berlari menjangkau perpustakaan-perpustakaannya,, mencari buku bertuliskan sahabat,, dan hasilnya nihil,, semua bukunya hanya tentang motivasi dan do'a,, lalu bagaimana ia harus menjawab apa itu arti sahabat?
mendung,, gadis penghuni pohon camelion hanya bisa diam,, banyak sekali bintang-bintang kecil mengelilingi kepalanya hingga ia tidak mampu lagi untuk berfikir. Ia mengambil ranselnya dan mengikuti burung-burung berarak memetualangi langit hari ini. Hai aku memakai topiku dulu ya, kaca mata, sepatu ket, kaos, tanpa payung, aku siap berpetualang melawan hujan hari ini burung-burung, ini cukup deras but its okay.
Berlari-berlari hingga disuatu perbatasan dan harus menyelam, aku tidak bisa sekarang, selamat tinggal burung-burung, aku menunggu didanau ini ya menulis kembali.
"Tidak kamu harus ikut bersama kami"
"bagaimana caranya"
"perahu,, disana ada perahu"
"bahkan aku tidak bisa menggayung perahu kecuali bersama-sama"
"memang bersama-sama"
"dengan?"
"kami telah mengirim surat kepada pangeran danau, mungkin sebentar lagi dia datang?"
"pangeran?"
"tepat"
"mengapa menyimpulkan seperti itu? aku tidak percaya"
"ayo jangan diam berlarilah menuju perahu dan terbang bersama kami"
kakiku ragu namun berjalan, hatiku beku namun seluruh anggota badanku seakan sepakat untuk berjalan, hai manusia di perahu, mari kita mulai perjalan kita.
| gambar diambil dari tmblr kuntawiaji |
Pendidikan Farmasi di Singapura
Pendidikan Farmasi di Malaysia
Pendidikan Farmasi di Jepang
hujan seperti kewajiban yang harus ada belakangan ini dikota asing ini,, terkurung dalam kamar dalam beberapa kebahagian tak terdefinisi,, memulai menuai benih kembali,, menguak beberapa tanda tanya terpendam,, siapakah napoleon sebenarnya,, dalam imaginasi listrik ini seharusnya dapat terjawab dengan mudah,, kamu bisa menggunakan waktu dalam penelusuran,, namun gadis kecil memilih mengunjungi pohon buku-buku,, dan jatuh cinta dengan satu buku,, satu buku penjawab segala pertanyaannya sepertinya,, sederhana tanpa keraguan,,
ini masalah waktu? aku hampir tidak pernah mempunyai waktu.
Didalam bukit penuh guguran daun, hiburan bagi negara penulis, mereka menyaksikan beberapa film karya penulis lainnya. "aku hampir tidak pernah mempunyai waktu" enam kalimat yang menyisahkan jutaan guguran daun-daun pertanyaan.
bagaimana mungkin anda hampir tidak pernah mempunyai waktu? sibuk dengan urusan dunia? sibuk kuliah? sibuk mementaskan? sibuk mendewasakan diri?
tidak, aku hampir tidak pernah mempunyai waktu,, karena satu-satunya pemilih waktu adalah yang diatas,, sampai kapan mau merasa mempunyai waktu? sampai kamu menyadari bahwa hidup ternyata cuma sebentar? :)
| Kuala Namu, Medan Airport, 1 February 2014 |
