beautiful hello

bagaimana kita

09.21


Adel bekerja disebuah perusahaan asing sebagai Product Executive, pekerjaan Adel memberikan beberapa opportunity cost dimana salah satu diantaranya Adel bisa main ke Batu dengan gratis. Pekerjaan Adel dan pekerjaan saya sangat berbeda, Adel bekerja pada jadwal pasti dari jum'at sampai senin, sementara saya ada pada setting shift, perbedaan ini membuat kami berdua baru bisa bertemu pada hari sabtu sekitar pukul 10 malam di rumah saya, kita tidak mempunyai pilihan tempat nongkrong lain semalam itu. Kita tidak bertemu kurang lebih 1 koma 7 tahun, kita berbagi cerita suka duka dalam waktu 10 jam. Bukan cerita dalam cerita yang ingin saya ceritakan, saya hanya senang melihat tidak ada yang berubah dari Adel, bagaimana dia menunggu saya, bagaimana ekspresinya ketika lelah, bagaimana Adel mengguncang-guncangkan tubuh saya ketika intonasi suara saya membutuhkan semangat, bagaimana kita tertawa bersama menertawakan bagaimana kita dan bagaimana kita :')

Eat Drink Chic

bebek goreng

09.07



Cerita Bebek Goreng Pertama
Bebek goreng pertama namanya bebek goreng kepanjeng. Bisa dimakan setelah menempuh 38 km perjalanan dari rumah, dimakannya setelah menyelesaikan tujuan pertama ke kepanjen untuk mencabut SIPA, dan makannya ditemani Dyah Putri Asmarani (baca : sopir setia), how lucky I am.

Cerita Bebek Goreng Kedua
Bebek goreng kedua namanya bebek goreng Bapak Slamet. Bisa dimakan 5 menit dari rumah sakit, makannya gasendirian, ditemani Oktaviani setelah ditemani kerja seharian, how lucky I am.

beautiful hello

who knew it was possible?

05.36

While sitting here writing this post, I've realised that I'm actually lost for words when it comes to trying to sum up just how amazing having friendship with Dyah Putri Asmarani really is. 


When you understand that change is a part of your life, you will be okay to start from zero again. Our friendship almost ten years, but feels new everyday. When I ask "Pupud besok gaada PRkan?", and then 10 minutes later "Besok jadwalnya matematika, IPA, Bahasa Inggriskan?",, 10 minutes later "Jadi besok gaperlu bawa baju olah ragakan?" hahah and another 'to much' 10 minutes later. Pupud always give me 'transquilizers' anwer. I realized something funny about us, when I'm on Pupud's room I ask "gaada buku sama sekali ya?" and Pupud said "kan gasuka baca buku", when Pupud on my room I said "aku mandi dulu ya, tunggu sebentar tiduran juga gapapa",, and the 10 minutes later Pupud and me already drowned out with all of my book, hahaha. 









Not only that, but I love to see all of  'our stupidity', it's the simple things :')

beautiful hello

make your friend a home :')

06.05











We meet, we could have breakfast until dinner together. Even after graduated, we still live in same city. We could spend every holiday night together even just watching film. We both were very happy.

beautiful hello

my room loves this stuff

05.32


I just arrived home after 'berjalan-jalan ringan sendirian at Batu City. That's 'me time'. So many philosophy of life that i catch from walking alone. Trying to be learn one by one person and moment, never refuse opportunity in life, and be more mingle in our environment make us never ended up alone. The most important thing is if we do something good for other people, then God will give us something good, even multiple good to return. Nice isn't it? 

Setelah bekerja selama enam hari berturut-turut, akhirnya menemui hari libur di hari senin. Saya sangat menikmati menghabiskan hari libur dengan membersihkan rumah. mencuci baju, mendekorasi rumah, dan diakhiri dengan tidur seharian. Tiba-tiba saya merasa ingin mengunjungi toko elektronik. Saya memutuskan untuk mandi, dan berjalan-jalan ringan disana. Saya mencari beberapa alat sederhana untuk belajar fotografi ringan. Sepanjang jalan saya menemui banyak hal dalam pembelajaran hidup. Saya mencoba mendatangi conter kecil di pojok kota. Sebelum membeli saya meyakinkan diri saya 'jangan ditawar, jangan ditawar, jangan ditawar' dan berkali-kali menasehati diri saya 'oke uchi tujuan membeli disini adalah untuk membuat penjual bahagia, bukan untuk mencari harga yang lebih murah'. Saya kemudian membelinya, tanpa menawar. Penjual berkali-kali menerangakan kepada saya barang ini barang terbaik dengan harga termurah, kemudian penjual juga menerangkan bahwa penjual lainnya tidak sebaik kualitas tokonya. Saya hanya meng 'iyakan' walaupun saya sebenarnya mengerti ada toko dengan barang sama namun harga lebih murah. Mengapa ya dihidup ini ada banyak orang 'berusaha dengan keras' menjelaskan siapa dirinya untuk 'menjawab ekpektasi dirinya terhadap orang lain'. Padahal sebenarnya saya ke toko itu hanya untuk mendapatkan barang yang saya inginkan, bukan untuk mencari barang dengan harga paling murah dengan kualitas paling bagus. Tapi itu bukan poin pentingnya. Poin pentingnya adalah kamar saya menyukai ini ;')

buku, lampu, dan tripod terlihat sangat lengkap

look beautiful

my personal life

be your best self

08.53

I feel everyday is special, at least for myself. Its the day when your add 1 more day to your age, the day when you reminded that you LIVE in this world. For me the day when i reminded to be always thankful for what i have today. Let me think, i thankful for surrounded by family and close friends who always motivate me and supporting me in every decision that i made. I thankful for the job that i love, for the food, for the bed, for the home, for comfortable sleep that not everyone have. I thankful for the health for all these years, and i thankful for so many things i cant describe one by one.


Sometimes we all need to "do" some "impossible things" of encouragement to make us realise that there is a light at the end of the tunnel. Whether you’re struggling with issues at work, feeling unmotivated to get fit or simply need a little inspiration to find the lifestyle that’s perfect for you. Sometimes we all just need to know that every problem has a solution, and we’re not the only ones in the world who have had to deal with certain issues in life. Most of you are probably familiar with Indiet, Estee, and Flowers, they are the definition in everything i do :')

my personal life

drama rumah sakit

07.57

Saya memasuki dunia kerja pada akhir tahun 2015, hari 14 bulan Desember. Dalam menjalankan profesi sebagai seorang apoteker berbagai tawaran pekerjaan dihadapkan di depan saya. Pilihan ini dan pilihan itu. Saya bukan termasuk tipikal orang 'rumit' dalam membuat keputusan memilih. Tentu saya memilih tempat kerja dimana saya segera dapat bekerja dan rumah sakit adalah hasil keputusan saya. Pertama kali mengawali pekerjaan saya, saya berfikir akan dibutuhkan banyak sekali "pembelajaran ulang". Bulan demi bulan berlalu, saya mendapatkan kesimpulan berketerbalikan. Dalam waktu tiga bulan saya dapat menguasai 'kebiasan pekerjaan' di rumah sakit. Mengapa saya mengatakan 'kebiasaan pekerjaan' karena sama sekali tidak di perlukan 'pemikiran lebih' dalam menjalankan pekerjaan. Saya sangat bisa dengan mudah menebak diagnosa apa pada pasien, kemudian terapinya apa, kemudian berapa hari mereka dirawat, dan kemudian kemudian lainnya. Saya merasa 'terapinya begitu-begitu saja'. Saya merasa lapangan tidak sesusah kuliah saya. Saya merasa sebenarnya 'pasien' bisa mendapatkan lebih dari apa yang telah mereka dapatkan. Saya juga merasa saya, para dokter, para perawat sebenernya bisa memberikan 'lebih' dari pada apa yang telah kita berikan selama ini. Saya menyemangati diri saya setiap saya melakukan pekerjaan saya. Saya berusaha melakukan 'lebih' untuk pasien saya. Namun ternyata ini bukan hanya tentang saya, tetapi juga tentang lingkungan dimana saya bekerja. Semakin saya melakukan lebih, namun lingkungan saya tidak, disana saya merasa tidak ada perubahan berarti terhadap tindakan saya. Kemudian saya membalik idealisme saya, saya mencoba menjadi orang biasa saja, mengikuti 'drama' lingkungan saya, dan saya semakin merasa kosong.