"jangan pernah meremehkan pertemuanmu dengan siapapun,, bisa jadi suatu saat ia menjadi orang yang menolongmu disaat kamu membutuhkan,, bisa jadi suatu hari nanti orang yang kamu temui itu mempunyai jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaanmu,, bertemu dengan orang baru adalah investasi" - twin
haloo blogie,, kali ini ngobrolnya tanpa sastra dulu ya,, soalnya lagi sedih sekali dengan beberapa tipe orang over kepoer,, kritikel,, dan hobi banget nyimpulin kesimpulan-kesimpulan sendiri,, [kesimpulan sendiri],, dan lebih sebel lagi kalo di sebar-sebarin kemana-mana kesimpulan mereka sendiri itu [tanpa konfirmasi],, sedihnyaaa,, sebel,, sebel,, sebel sekali sebenarnya T________T,, tapi apa dayaaa ya seorang uchi ini,, tetep harus baik sama siapa saja,, semangat
herbochi creative store knows the graduate worlds well enough to make fun of everything and everyone in it,, but also remind us of the reason why grad students choose to study their field in the first place.
creator : desie suci ps
taken by oky cahyanto, talent by mutia puspita sari
terombang-ambing terus mengombang ambingkan semu-semu tak terjamah penglihatan,, jauh dibatas dekat terus menebak ricuh taburan kata-kata,, dimana letak penyimpan rahasia-rahasia,, begitu melekat,, terlalu buta tersimpulkan,, menemani kosongnya pandangan,, menakuti hati nurani,, mencari,, entah batas waktu mana sebagai pengakhir,, tidak pernah berteman baik dengan waktu,, bimbang,,
| photo taken by mutia puspita sari |
desie suci permata sari
published on 080315
terjadi dan tidak akan kembali,, semboyan manusia dalam mengatur realitivitas waktu,, berteriak dalam diam,, menemankan ombak,, memusuhi angin,, melawan tahun-tahun pembelajaran teoritika cinta,, puisi-puisi menari,, mencetak musim berpuisi,, aku,, tetaplah aku,, tak mampu menggenggammu,, tak akan pernah mampu,,
| photo taken by mutia puspita sari |
desie suci permata sari
published on 08-03-2015
derapan kaki-kaki melarikan diri dari pantauan senja menuju toko-toko lorong kertas berjilid-jilid,, pelarian keingintahuan mendalam,, setiap orang belajar mempelajari apapun,, tanpa sadar mungkin,, tidak ada kesalahan reklame dari pembelajaran kehidupan,, termasuk dia,, dia ber dia dia ,, dia yang berbeda,, dia yang tak menetap,, dia yang menghilang dan mendatangkan jelmaannya,, dia,,
| photo taken by mutia puspita sari |
dia berjalan menelusuri lorong-lorong dibukanya pendidikan dengan kerapian yang begitu mendalam,, sementara gadis dengan lekatan terberantakan itu berjalan dari ujung lorong lainnya,, menegurnya,, saling bertegur sapa,, membuat film kehidupan tanpa antrian penonton,, sore itu mengulang detik bagaimana dia terlambat dan gadis itu mempersilahkannya duduk disampingnya,, pernah mendengaran 365 lembar dilunturkan hujan dan hanya tersisa 1 lembar kosong?,, dan dia menulisnya,,
| photo taken by mutia puspita sari |



